Event

Hobbo with Cordlife

Beberapa hari lalu, tepatnya hari sabtu,saya dan suami (tentunya juga si anak bayik ikutan) mendapat kesempatan untuk mengikuti acara HOBBO (Hang Out Bareng Bumil dan Obgyn yang diadakan Cordlife dengan tema “Mitos atau Fakta seputar kehamilan”. Jujur ini pertama kalinya mamak ikutan acara beginian. Alasan mendasar kenapa ikutan sangatlah simple : Karna dokter Benny Johan ini adalah salah sati dokter yang pernah megang mamak dan masih ada hubungan saudara dari mamak dan bapake. Biasa ya..Emak2 kan suka posesip kalau hal-hal beginian yes..๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚

Sebenernya sudah sejak beberapa tahun belakangan ini mamak familiar dengan Cordlife ini. Secara sekilas yang mamak tau disini tuh ada hubungannya dengan tali pusat dan menyembuhkan penyakit. Beruntungnya, dikarenakan mamak jadi undangan pertama yang datang, mamak berkeaempatan untuk ngobrol2 dengan salah satu anggota team cordlife. Dengan hangat perwakilan dari Cordlife munyapaku,yang kemudian kesempatan ini tentu tidak mamak sia2kan begitu saya. Berikut beberapa Q & A yang sempat mamak ajukan.

Pertanyaan pertamaku langsung menuju inti : Bagaimana sih prosedur pelaksanaanya? Kemudian masnya mulai menjelaskan. Kita skip dengan urusan administratif ya.Kita langsung ke hari H. Oh ya,sebelumnya dijelaskan dulu ya. Bahwa kalau kalian berencana untuk melahirkan dengan metode water birth ataupun menjalani lotus baby, maka dengan otomatis belum bisa mengikuti kerja sama dengan Cordlife.Kenapa?Lupa alasannya kl water birth, tapi kalau Lotus baby dikarenakan tidak melakukan pemotongan tali pusat,jadi secara otomatis tidak bisa menjalankan prosedurnya. Karena prosedurnya adalah, pada saat kita sudah akan melahirkan,pihak Cordlife sudah memberikan/menyiapkan alat2 untuk menyimpan darah serta tali pusat. Jadi begitu bayi lahir, dokter akan menjepit dengan klep di tali pusat 4cm dari badan bayi dan klep kedua 4cm dari klep pertama. Kemudian dokter akan memotong ditengah2nya. Jika biasanya ari2 akan dikuburkan menurut adat dan kepercayaan masing2. Maka dengan kini dokter akan menampung darah yang keluar kemudian akan memotong tali pusat yang dibagian ari2. Keduanya disimpan di dua tempat berbeda yang sudah disiapkan pihak Cordlife dan dipastikan ke steril-annya. Kemudian dibawa ke lab Cordlife. Untuk darah tadi akan diproses di lab dan dipisah menjadi 2 bagian. Perbandingannya 80% dan 20%.Untuk apa? Untuk nantinya dapat dipergunakan dua kali. Apabila untuk kasus penyakit yang tertentu, 20% itu sudah cukup untuk digunakan. Tapi untuk beberapa case penyakit2 lainnya, dibutuhkan lebih banyak maka digunakan yang 80%. Kenapa langung dipisahkan? Karena untuk penggunaannya darah tersebut yang tadinya beku,akan dicairkan.Dan apabila sudah dicairkan tidak bisa dibekukan lagi. Oleh sebab itulah langsunh dipisah menjadi dua bagian. Lalu bagaimana dengan tali pusat?Berbeda dengan darah tadi,tali pusat tidak langsung diproses. Tali pusat tersebut akan dibersihkan kemudian dipotong ukuran lebih kecil dan disimpan. Pemrosesan akan dilakukan kemudian, ketika pemiliknya memerlukannya. Salah satu yang mamak inget banget penggunaannya adalah apabila terkena luka bakar. Tali pusat dapat diproses dan dijadikan serum untuk obatnya.

Itulah kira2 mekanisme prosedurnya. Oh ya, penyimpanan yang dilakukan membuat mamak amazed.Karena untuk tempat penyimpanannya, Cordlife tidak menggandalkan listrik. Secara kalian tau sendiri listrik kadang suka naik turun. Belum lagi kl lagi pemadaman.๐Ÿ˜ข Sementara penyimpanan ini harus tetap stabil dilakukan dibawah (-150) derajat. Bisa kebayang dinginnya ngga?Secara kl lagi liburan, dingin (-3derajat aja udh bekuuuu banget rasanya lemak2 badan ini)๐Ÿ˜‚Mamak langsung berfikir,mungkin itu yang dirasakan Captain America waktu beku dulu ya..(#OOT)Oleh sebab itu, pembekuan menggunakan Nitrogen cair dalam proses pembekuannya.Agar suhu tetap stabil.Canggih ya.

Nah kira2 begitulah bincang2 mamak dengan team Cordlife sebelum mulai acara.Kemudian acara dilanjutkan oleh dokter Benny.Dibuka dengan menjelaskan beberapa materi yang tadi mamak sudah sempat dapet dr team Cordlife. Kemudian dilanjutkan dengan beberapa pertanyaan tentang Mitos atau Fakta.Yang paling nempel di mamak adalah pernyataan “Kalau lagi hamil ibu harua makan dua porsi”. Ini jelas mitos.Kalau kata DokBen,terus kalau hamil kembar 2 makan 3 porsi.Hamil kembar 3 makan 4 porsi?๐Ÿ˜‚Yang perkubkita makan adalah porsinpas yang kita rasakan.Tidak perlu berlebihan.

Kemudian ada juga pernyataan “Kalau hamil wajib cek USG tiap check up”. Saat DokBen nanya sama mamak ini mitos atau fakta,dengan yakin mamak menjawab MITOS.Karna dulu saat kehamilan anak pertama,mamak kan tiap check up di USG.Minta di print lagi hasilnya.Padahal waktu awal2 mah ngga keliatan juga apa yg mau diliat๐Ÿ˜‚.Sekali waktu dokterku ngomong “Orang Indonesia ini ya,dimanjakan sekali fasilitasnya.Tau ngga kalau diluar negeri itu,ngga semua RS ada fasilitas USGnya.Sebenernya ngga perlu tiap Check Up di USG.”Nah jadi kl menurit DokBen,kalau di Indonesia itu disarankan minimal 3x USG. Di trimester pertama,kedua dan ketiga.Sedangkan kalau untuk diluar negeri itu standardnya 4x. Ya walaupun ngga bisa dipungkiri, setiap lagi di USG berasa lagi jam kunjung bayi.๐Ÿ˜‚

Banyak info2 yang bisa kita dapetin di acara ini. Buat ibu2 hamil,berencana hamil ataupun yang mau nikah boleh follow social medianya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *