Curhat, Semua Produk

Kalah?Ngga papa..

Selamat pagi semuanyaa…

Pagi ini (6.18 A.M) mamawhale mau sedikit cerita-cerita nih. Selagi masih ada waktu sebelum mima beramgkat sekolah. Baca judulnya pasti ada yang kepikiran sama drama pilpres kan? Pasti kan? Pasti dong.😁

Sebenernya ini bukan pilpres, tapi memang kalau dipanjang-panjangin bisa aja jadi berhubungan. Apa sik?😁

Nah jadi gini, beberapa waktu lalu, Mima dapat tawaran buat ikut acara lomba menghias telur dalam rangka masa paskah, dengan kerjasama salah satu mall di Jakarta selatan dan toko mainan ternama. Memang mamawhale lagi semangat-semangatnya (bukannya emang selalu semangat?) bawa mima mengeksplore. Apapun itu yang bisa di eksplore. Kali ini ikutan lomba. Ini perdana banget buat Mima ikutan lomba on her own. Tapi 1 hari sebelum acara mamawhale baru diinfo bahwa lomba ini tuh untuk anak umu 5-11tahun. Sempat galau karna Mima saat ini berumur 4tahun 1bulan saja. Tapi karna masnya juga nyemangatin dengan kata-kata “Yaudah ngga papa bu. Kan biar lebih terbiasa berkompetisi kedepannya”. Iya juga ya, pikirku.

Sampe di lokasi lomba, mamawhale sempat ngedrop. Mima kelihatan banget paling kecil. Yang sejujurnya waktu dari rumah mamawhale masih ada pengharapan menang, kandas seketika. Tapi entah kenapa mamawhale biarin aja dia lanjutun ikut lomba. Itung-itung buat pengalaman. Dan bener aja, selama 1 jam waktu yang diberikan untuk menghias telur, dia malah keasyikan dan kejijikan main lem. Disaat waktu masih tersisa 20 menit,kebosananpun mulai melanda. Sempat ngajakin mima ngemil ke cafe samping tempat acara tapi dia ngga tenang sambil bilang ” Ma, kalau kita pergi nanti kadonya habis,aq ngga kebagian”. Dan mamanya yang ngga sensitif ini cuma ketawa sambil dalam hati mikir, ‘ya emang ngga dapet kado kita hari ini’. Singkat cerita acarapun selesai. Ada beberapa anak yang persiapannya luar biasa. Ngga bisa dipungkiri imajinasi anak-anak emang sangat luas. Seperti yang sudah mamawhale dan bapake duga dari awal, Mima ngga menang dan ngga dapet apa-apa. Yang mengejutkan adalah, tiba-tiba Mima nangis senangis-nangisnya. Pas kita tanya kenapa jawabannya ” Kado Mima mana?Mima ngga dapat kado”. Jujur mamawhale kaget dengan reaksinya, karna menurutku Mima bukan anak yang suka menuntut banyak. Akhirnya karena kasian mamawhale ajakin mim a ke toko mainan di lantai atas, tapi dia ngga mau. Katanya “Mima ngga mau dibeli,Mima maunya kado dari mbaknya”.

Akhirnya setelah bujuk rayu dan lain-lain Mima berhasil tenang, karna emang kita abis ini mau MRTan sama bapatua dan abang-abangnya Mima. Tapi bapake sempat bilang ” Lain kali kalau ikut lomba kita bawa aja kado dari rumah.kl ngga menang nitip ama mbaknya buat kasih ke Mima”, awalnya mamawhale merasa itu idr yang bagus. Sampai pada malamnya mamawhale sebelum tidur sempat mengingat kejadian tadi dan berubah pemikiran. Lain kali, kami akan tetap TIDAK membawa hadiah. Kalau tidak menang, biarkan Mima tau bahwa memang dia tidak/belum memenuhi kapasitas sebagai pemenang. Takutku adalah, dengan selalu memback up kado untuk Mima, dia akan merasa selalu berhak memiliki kado dalam setiap pertandingan, atau singkatnya dia selalu merasa menang. Mamawhale khawatir, kedepannya, disaat dia berkompetisi dengan dunia luar yang lebih luas, dia tidak akan sanggup menerima kekalahan. Dan kalau hal itu terjadi, menurutku kasian di dia-nya. Sejak Mima kecil, bisa dibilang orang-orang menganggapku mama yang kejam, karena Mima mandiri bener-bener sejak kecil sekali. Tetapi, jujur sampai saat ini aku merasa ,memiliki anak yang mandiri dan bisa banget diatur untuk anak seumuran dia. Dengan Mima seperti itu, tidak pernah sekalipun aku batal kemana-mana dengan alasan “Aduh,anakku susah dibawa kesini,kemari”. Kami sanggup kemanapun berdua, karena disaat traveling atau sekedar jalan2 berdua, naik mobil,motor atau kendaraan umum apapun itu (bajak,transjakarta, KRL, kopaja, angkot,becak or others you name it) dia bener-bener bisa banget diajak kerjasama.

Mama dan Mima Trip to Paris berdua waktu Mima umur 20bulan.

So,what i’m saying here is, mari kita kuatkan hati untul mendidik anak kita agar menjadi pribadi yang lebih baik kedepannya. Memang kadang suka ngga tega, tapi tiap kali mulai mau ngga tega mamawhale selalu inget ” Kehidupan kedepannya lebih besar ,lebih keras lagi, kalau dia ngga punya modal untuk ngejalaninnya lebih kasian lagi dianya.”

Sedikit ceritaku pagi ini. Semoga bisa jadi masukan. Terlepas dari apapun,ini hanya pendapatku ya. Mamawhale sama sekali tidak berniat memaksakan orang-orang harus sepemikiran.

Sampai jumpa..

Umak-umak,MD..

Instagram: @gezka

Twitter: @gezka

Semua Produk

Mari kita dukung anak cerdas.

Haloha..

Sebenernya udah lumayan lama pengen nuli-nulis tentang ini. Tapi takut di bully dan takut ini itu. Tapi,kemudian mamak berfikir, yaidahlah. Nulis aja. Siapa tau berguna bagi beberapa orang.

Waktu baru lahiran dulu,niat banget buat sekolahin anak cepet-cepet.Pengen masukin sekolah bayi ala2 dari umur 6 bulan.Biar apa?Biar anaknya pinter. Sesimpel itu. Seiring berjalannya waktu, mamak yang resign kerja menghabiskan banyak waktu dengan Mima si bayik. 6 bulan lewat. Setahun lewat. Setelah masa setahun ini,mulai dong ada ibu2 yang nanya kok ngga dimasuk2in sekolah bayi2 itu.Awalnya mamak mah cuekin aja.setelah bayik umur 2 tahun makin banyak aja nih yg nanya2.Dengan embel2 Mima kan anak sendiri. Kasian lho ngga ada temennya.

οΏΌ\nHaloha..\nSebenernya udah lumayan lama pengen nuli-nulis tentang ini. Tapi takut di bully dan takut ini itu. Tapi,kemudian mamak berfikir, yaidahlah. Nulis aja. Siapa tau berguna bagi beberapa orang.\nοΏΌ\nWaktu baru lahiran dulu,niat banget buat sekolahin anak cepet-cepet.Pengen masukin sekolah bayi ala2 dari umur 6 bulan.Biar apa?Biar anaknya pinter. Sesimpel itu. Seiring berjalannya waktu, mamak yang resign kerja menghabiskan banyak waktu dengan Mima si bayik. 6 bulan lewat. Setahun lewat. Setelah masa setahun ini,mulai dong ada ibu2 yang nanya kok ngga dimasuk2in sekolah bayi2 itu.Awalnya mamak mah cuekin aja.setelah bayik umur 2 tahun makin banyak aja nih yg nanya2.Dengan embel2 Mima kan anak sendiri. Kasian lho ngga ada temennya.\nοΏΌ\nNah,disinilah mamak mulai mikir. Sebenernya anak disekolahin buat apa sih?Jujur,mamak ngga mencela orang tua yg sekolahin anaknya dari bayi banget. Karena kan tiap keluarga punya pertimbangannya masing2. Dan pastilah tiap orang tua mau yang terbaik untuk anaknya. Siapa tau orang tuanya kerja. Ya memasukan anak \”sekolah\” bisa untuk isi waktu si anak juga jadinya. Mamak ngga mau bahas soal orang lain ya.Cuma mau sedikit share tentang pengalaman pribadi aja. Kalau mamak sih sejauh ini ngeliatnya Maxima pada saat itu belum butuh sekolah. Sekolah bukan hanya sekedar urusan \”kucluk2 antar anak\”. Sekolah jauh lebih dari itu. Dibutuhkan komitmen orang tua juga kalau anak mau mulai sekolah. Komitmen untuk antar jemput tanpa telat.Komitmen memenuhi kebutuhan sekolah.Komitmen melanjutkan bahas tentang sekolah anak setelah pulang kantor.Sekolah bukan hanya tempat menitipkan anak.\nοΏΌ\nBanyak yang bilang ingin anaknya cerdas pastinya. Kalau cara mamak sebenernya sangat simple.Sesimple mengikut sertakan anak dalam kegiatan sehari-hari. Perlakukan anak dengan normal. Ikut sertakan dia dalam kegiatan harian. Dari yang paling simple. Bangun tidur Maxima suka mamak ajak lipat selimut. Mamak lipat selimut gede, dia lipat selimutnya yg kecil. Kemudian kalau makan kita suka makan sama2.Jadi ngga disuapin.Setelah makan Mima udh refleks nganter piringnya ke tempat cucian piring (kl ini kadang lebay.sampe piring mainannya suka ditaro di cucian juga.πŸ˜‚). Kemudian kalau ada air minum tumpah, diajarin buat ambil tissu untuk ngelap.Masak kue ikut sertakan walau hanya sekedar menuang2kan telur dan tepung. Pakai kaos kaki dan sepatu sendiri. Ikut ngantri ke kasir. Buang sampah pada tempatnya. Hal2 seperti itu sesimple itu mengajarkannya. Dengan cara kita melakukannya alias memberi contoh. Karena cara mengajari anak yang paling gampang adalah menjadi contoh bagi mereka.\nοΏΌ\nNah, dengan kita membiarkan mereka juga mengeksplore hal2 baru menurut mamak akan meningkatkan kecerdasan si anak. Karena jujur saja kita ngga mungkin mengajari semua hal sedetail2nya pada anak. Banyak hal yang akan dipelajari si anak secara spontan sendiri. Dan seiring meningkatnya kecerdasaan anak, maka dia akan dapat mulai menyelesaikan tantangan2 yang dijalaninya.Misalkan mengambil mainan yang masuk kekolong tempat tidur.Jangan langsung diambilin.Mamak suka biarin dulu. Nanti lama kelamaan Mima akan cari akal dan ngambil mainan stik golfnya untuk narik mainan itu.Atau pintu kamar ngga bisa ditutup, dia ngambil kotak yg agak berat ditaro untuk ngeganjel pintu. Kadang kl mau ke kamar mandi lampunya blm nyala,dia ambil kursinya untuk naik ngidupin lampu. Menurut mamak, Anak cerdas itu adalah anak yang bisa menggunakan akalnya. Sebagai orang tua cerdas juga, mari kita Dukung Cerdasnya dengan memberikan anak kesempatan mengeksplore dunia.\nPada dasarnya semua anak cerdas. Dan kecerdasan itu akan dapat berkembangvserta terasah apabila kitabsebagaiborang tua juga dapat mengembangkan anak dengan cerdas juga. Yang paling penting buat mamak, jangan pernah paksakan anak2 untuk melakukan hal yang mereka sedang tidak ingin lakukan. Apabila hal tersebut harus dilakukan, saat itulah dituntut kecerdasan orang tua untuk dapat membujuk maupun bernegosiasi dengan anak. Oh ya, jangan pernah remehkan anak kecil. Sedari anak batita sekalipun, cobalah untuk menghargai keinginan anak Dan berdiskusi dengan mereka. Karna hal itu juga mengasah otak anak untuk berkomunikasi dengan kita.\nWel, begitulah kira-kira yang mau mamak share sedikit. Mudah2an ada manfaatnya buat yang ngebaca ya. Buat yang ngga setuju boleh banget berpendapat, asalkan sopan. Secara kita sesama orang tua intinya pasti mau yang terbaik untuk anaknya kan.\nSo, see you.\n*umak-umak*\n-MD-

Nah,disinilah mamak mulai mikir. Sebenernya anak disekolahin buat apa sih?Jujur,mamak ngga mencela orang tua yg sekolahin anaknya dari bayi banget. Karena kan tiap keluarga punya pertimbangannya masing2. Dan pastilah tiap orang tua mau yang terbaik untuk anaknya. Siapa tau orang tuanya kerja. Ya memasukan anak “sekolah” bisa untuk isi waktu si anak juga jadinya. Mamak ngga mau bahas soal orang lain ya.Cuma mau sedikit share tentang pengalaman pribadi aja. Kalau mamak sih sejauh ini ngeliatnya Maxima pada saat itu belum butuh sekolah. Sekolah bukan hanya sekedar urusan “kucluk2 antar anak”. Sekolah jauh lebih dari itu. Dibutuhkan komitmen orang tua juga kalau anak mau mulai sekolah. Komitmen untuk antar jemput tanpa telat.Komitmen memenuhi kebutuhan sekolah.Komitmen melanjutkan bahas tentang sekolah anak setelah pulang kantor.Sekolah bukan hanya tempat menitipkan anak.

Banyak yang bilang ingin anaknya cerdas pastinya. Kalau cara mamak sebenernya sangat simple.Sesimple mengikut sertakan anak dalam kegiatan sehari-hari. Perlakukan anak dengan normal. Ikut sertakan dia dalam kegiatan harian. Dari yang paling simple. Bangun tidur Maxima suka mamak ajak lipat selimut. Mamak lipat selimut gede, dia lipat selimutnya yg kecil. Kemudian kalau makan kita suka makan sama2.Jadi ngga disuapin.Setelah makan Mima udh refleks nganter piringnya ke tempat cucian piring (kl ini kadang lebay.sampe piring mainannya suka ditaro di cucian juga.πŸ˜‚). Kemudian kalau ada air minum tumpah, diajarin buat ambil tissu untuk ngelap.Masak kue ikut sertakan walau hanya sekedar menuang2kan telur dan tepung. Pakai kaos kaki dan sepatu sendiri. Ikut ngantri ke kasir. Buang sampah pada tempatnya. Hal2 seperti itu sesimple itu mengajarkannya. Dengan cara kita melakukannya alias memberi contoh. Karena cara mengajari anak yang paling gampang adalah menjadi contoh bagi mereka.

Nah, dengan kita membiarkan mereka juga mengeksplore hal2 baru menurut mamak akan meningkatkan kecerdasan si anak. Karena jujur saja kita ngga mungkin mengajari semua hal sedetail2nya pada anak. Banyak hal yang akan dipelajari si anak secara spontan sendiri. Dan seiring meningkatnya kecerdasaan anak, maka dia akan dapat mulai menyelesaikan tantangan2 yang dijalaninya.Misalkan mengambil mainan yang masuk kekolong tempat tidur.Jangan langsung diambilin.Mamak suka biarin dulu. Nanti lama kelamaan Mima akan cari akal dan ngambil mainan stik golfnya untuk narik mainan itu.Atau pintu kamar ngga bisa ditutup, dia ngambil kotak yg agak berat ditaro untuk ngeganjel pintu. Kadang kl mau ke kamar mandi lampunya blm nyala,dia ambil kursinya untuk naik ngidupin lampu. Menurut mamak, Anak cerdas itu adalah anak yang bisa menggunakan akalnya. Sebagai orang tua cerdas juga, mari kita Dukung Cerdasnya dengan memberikan anak kesempatan mengeksplore dunia.

Pada dasarnya semua anak cerdas. Dan kecerdasan itu akan dapat berkembangvserta terasah apabila kitabsebagaiborang tua juga dapat mengembangkan anak dengan cerdas juga. Yang paling penting buat mamak, jangan pernah paksakan anak2 untuk melakukan hal yang mereka sedang tidak ingin lakukan. Apabila hal tersebut harus dilakukan, saat itulah dituntut kecerdasan orang tua untuk dapat membujuk maupun bernegosiasi dengan anak. Oh ya, jangan pernah remehkan anak kecil. Sedari anak batita sekalipun, cobalah untuk menghargai keinginan anak Dan berdiskusi dengan mereka. Karna hal itu juga mengasah otak anak untuk berkomunikasi dengan kita.

Wel, begitulah kira-kira yang mau mamak share sedikit. Mudah2an ada manfaatnya buat yang ngebaca ya. Buat yang ngga setuju boleh banget berpendapat, asalkan sopan. Secara kita sesama orang tua intinya pasti mau yang terbaik untuk anaknya kan.

So, see you.

*umak-umak*

-MD-

Curhat

A journey di negara orang bedua bayik..

Sekarang hari pertama di perantauan.Nah, setelah tidur malam dan bangun subuh banget jam 4 pagi, kita ngga bisa tidur lagi. Karena mulai banyak suara-suara mobil. Ternyata hotel kami ngga ditemoat sepi, tapi tadi malam jalannnya sepi karena udah malem aja sih.😁

Jendela atap dikamar. Pemandangannya ke gedung seberang. Rumah orang.

Akhirnya setelah kami uwel2an dari jam 4 pagi, sampe mamak udh gantung2in coat dll ke lemari, bongkar koper keluarin stroller dll (berasa mau ngekos lama) akhirnya jam 6an kita udh mati gaya. Akhirnya kita mutusin buat sarapan ajam. Masih ngga kebayang ini sarapannya gimana. Jadi mamak emang sengaja ambil saraoan dihari pertama ini, karena belum tau situasi dan kondisi yang bakal diadrpin. Setelah diinfo bahwa tempat sarapannya di lantai basement, pake lift mini kemaren mamake dan bayik turun. Begitu sampai diruang makannya mamake amazed. Makanannya ngga asal. Well kl dibandingin disini mungkin ngga variatif, soalnya ngga da nasi (wkwkkwk). Tapi seingetku pilihan rotinya ada bbrp. Ada croisant plain, pain au chocolat, brioche, baguette dan ada mini muffin hitu. Terus ada beberapa jenis keju. Ada butter. Ada dagingnya bermacam jenis. Ada juga selai buah. Nutella dan beberapa teen roti lainnya. Terua ada susu dan ada yoghurt. Ada juga teh kopi dan air putih serta jus apel dan jus jeruk. Dan ada beberapa makanan lagi yang aq sepertinya lupa (ngga difoto juga).

intinya anak bayi happy walau mukanya mutung. Secara si bayik doyan banget roti. Puas puasin deh ku mim..

Setelah lumayan lama duduk ditempat sarapan kita balik naik kekamar. Kemudian santai2 krn ngga diat keluar. Ngga berapa lama kita mandi terus mulai mati gaya part berikutnya. Lha gayanya mau nunggu di hotel aja ampe disusulin, ini belum 24 jam udh mumet pengen jalan. Tapi eh takut ilang. Dan mamake beslum beli kartu sana. Masih hanya mengandalkan wifi hotel. Ngga berapa lama si bayik malah tidur,akahirnya mamak memutuskan untuk jalan2 sebangunnya si anak aja nanti. Nah giliran jam 3an siap2lah kita mau jalan2 stetapak.

Baju lapisan kedua. Didalamnya cuma pake singlet jumper. Karena pas mamak intip keluar, mataharinya lagi terpampamg.kirain ngga bakal dingin yes

setelah pake kostum dan sepatu.

sampe luar. Tertutup semua ujung ke ujung. Jangan sedih, itu sarung tangan cuma bertaham 10menit.πŸ˜‚πŸ˜‚

Jadi hari pertama itu hari sabtu. Kita emang cuma rencana cek ombak doang liat2 sebenernya kita ada dimana. Liat disebelah ada apaan aja. Tempat makan ada apa. Kedai kopi ada dimana. Warung chiki ada dimana (berasa di wonosobo mak?) Setelah liat2 dan dikarenakan ini juga udah lumayan siang, mamak nyari makan siang buat si bayik. Dan berhubung belum berani jauh2 mamak akhirnya beli Quick (sejenis fastfood). Sedikit nostalgia, dulu itu mamak suka banget makan Quick. Jadi kan ceritanya sedikit masa kecilku kuhabiskan di negeri ini, tapi bukan di kota ini ya. Agak2 pedesaan dikit. Nah namanya anak2 kan pasto doyan ya yang namanya burger, kentang goreng dll. Apalagi biasa makanan cepat saji gini kan menyediakan paket anak2 yang ada hadiah gemes2nya. Bisa dibilang dulu mamak selalu lengkap koleksi mainan keluaran Quick ini. Tapi, ini tuh sejenis big secret antara aku dan ibuku. Karena papaku sangat amat ngga suka ama yang namanya fastfood, jadi setiap kali makan fastfood kita bagaikan lagi pacaran backstreet alias diem2an. Tapi itu juga ngga sering banget sih. Paking sekali 2 minggu atau sekali sebulan. Waktu kesini babymoon, sayangnya mood makan mamak lagi jelek bgt, yang dikangenin nasi padang baeeee, jadi wkt diajakin makan Quick ogah2an. Nah balik lagi nih, jadilah si bayik mamak beliin paket anak. Kl disini kagak ada pilihan nasi yes. Jadi pilih paket yang isinya Burger+Kentang+jus apel+yoghurt dan freenya gelas plastik yg ada tutupnya dan sedotannya. Setelah si bayik makan kami langsung siap2 menuju hotel lagi. Tapi sambil liat2 kiri kanan mikir, besok ngapain ya. Nah, setelah sampai dekat hotel tetiba mamak mikir, ini bayik nanti malam makan apaan ya. Secara kalau mamak emang udh nyiapin mie gelas, tapi cuma sebungkus alias 6 porsi. Nah si bayik kan kagak makan mie gelas, mau gw kasih makan apaan yak? Akhirnya setelah sampai didepan hotel mamak balik arah lagi. Mencoba mencari apa yang bisa dibeli. Dan kejadian selanjutnya ngga akan kulupakan.Akhirnya mamak balik ke salah satu cafe atau ya bisa dibilang tempat makan yang udah kami lewatin sebelumnya. Nah entah apa yang ada di otakku, mungkin masih freeze karena lumayan dingin, akhirnya mamak milih makanan si bayik yaitu salmon + roti bakar gitu. Tapi karna lagi dodolnya, aku ngga baca jelas penjelasan dibawahnya. Setelah dibubgkus kamipun bergegas balik ke hotel. Nah biasa dong ya mamak2 suka penasaran dengan apa yang dibeli, walaupun udh tau apa yang dibeli. Tapi betapa kagetnya mamak ketika megang isi bungkusannya salah satunya dingin.kaya es gitu. Buru2 dong dibuka ya..Eeng ing eeng.. Ternyata yang kupesan adalah smoked salmon dan roti panggang, yang biasa jadi makanan pembuka bule2. . Yasalam anak gw mana mau dikasih makanan dingin kan ya. Jadilah mamak berkreasi. Itu salmon kan dibungkus aluminium foil ya, jadi mamak nyalain wastafel pasang air panas sambil disumpel lubang airnya. Setelah agak menggenang airnya si salmon yg didalam aluminium foil mamak masukin ke air panas. Yapaling ngga anak gw kagak makan yg dingin2 yes. Ya gitu deh emak2, se buntu apapun situasi, pasti ada jalan. Akhirnya si anak makan roti pake salom anget2 kukuπŸ˜‚πŸ˜‚. Tapi abis itu mamak doping susu terus. Malam itu tanteku yg kmrn ketemuan di lobby datang lagi, bersama tante yang lain. Cerita2 sebentar kemudian mereka pamit pulang. Kamipun tidur dan keesokan paginya seperti hari pertama kami bangun pagi banget dan puas2in sarapan. Setelah balik kekamar dan si bayik lanjut tdr seperti hari selanjutnya, kali ini mamak niatin buat jalan kl dia udh bangun. Nah, jadi siangan jam 2 kita keluar hotel, beli makanan terus jalan2. Hotel kami ini termasuk strategis. Lokasinya ditempat yang deket kemana2. Stasiun keseta api hanya berjaran 400 meter paling. Pusat perbelanjaan mall diseberang stasiun. Tempat bus deket situ juga. Kalau bapake ikut mah ini udh enak bangeeeet. Jadi kita lanjutin jalan kaki agak jauhan dari yang kemaren. Hari ini kan mamak bawa stroller ya, jadi niatnya emang mau jalan agak jauh. Tetiba setelah sampai dititik tertentu, mamak jompo buat jalan. Dan ketemu halte bus HOP ON, HOP OFF. Jadi ini sejenis temen lama mamak nih. Waktu babymoon sama bapake kita bermodalkan ini disetiap kota yg kita datangin. Jadi dia sistem terusan. Bisa beli sehari dan bisa beli 2 hari. Dikarenakan harganya beda tipis sehari dan dua hari, dan besok kami juga blm tau mau ngapain, akhirnya mamak beli yang buat 2 hari. Jadi hari ini dan besok. Kita naik dan rencanan awal cuma muter2 aja.besok yang turun2nya.Tapi setelah beberapa waktu akhirnya kita memutuskan turin setelah melewati Louvre.Jadi kita turun di jembatan2 sungai Seine. Sekedar jalan2 iseng dan liat2. Si bayik happy banget karena ada anak2 kecil juga.Dana da yang main biola.Pokoknya dia happy keluar kandang.

Kemudian pelan2 kita jalan kearah Louvre.Sambil mikir hari ini aja foto2nya.bsk biar main ke yang agak jauhan.

Si sotoy yang manggilin semua orang lewat..”Halo..halo..”πŸ˜‚

Mamak yg pengen banget difoto bedua.Akhirnya pas ada yg minta difotoi. Abia itu mamak gantian minta tolong fotoin juga.πŸ˜‚ Secara trip berdua doang..Mau apa2 susah..

Nah kan kaya kenal nih..Di Jakarta kl kesini harus rapi2.Disini mah doi ngemper..😁

Akhirnya kami selesai muterin kota lumayan malam, kami langsung balik ke hotel karena temenmya tante yg kmrn dtg ngajakin kita makan malam hari ini.

Makan malam ini berasa enak sekali. Kena makanan hangaylt, kena NASI..😍😍😍😍😍😍😍

Disini si bayik makan nasi pake kuah mi. Iya itu aja. Mamak termasuk emak2 yang simple kl urusan makanan. Karna secara logika mamak mikir itu kuah mienya kan kaldu ya, yaudahlah itu udh cukup padet ama nasi. Ya ada tambahan beberapa potong wortel. Setelah itu kami pulang dan tidur dengan rencana hari esok yang lebih matang.Bangun pagi kali ini mamak lebih semangat. Udh nyiapin 1pampers, tisu basah, minyak kayu putih, power bank, pasport dan dompet serta minum si bayik dipegang. Kali ini mamak cuma bawa si tas item selempang mini itu karna demi efisiensi. Mau bawa tongsis tapi males ribet.πŸ˜… Nah, kenangan hari ini adalah : kita berangkat sebelum makan siang. Nah, keliatannya dr kamar mataharinya terik. Kemaren mamak kan pake sweeter ya, rada begah. Nah ngeliat matahari yg begitu mamak sotoy2an dong pake leging dan jeans serta atasan cuma pake tangtop dan longjon AJA. Ngga bawa sarung tangan lagi. Begitu turun dan keluar hotel “Bbrrrrr” bagai disambar air beku. Tapi dengan sotoynya mamak mikir “ah gpplah, ntar kan gerak terus. Ngga bakal dingin” (plis ini jangan ditiru. Hanya krn males bawa coat berat2)Akhirnya kami naik dong ya ke bus. Mamak udh hampir beku menuju bus. Gila didalem bua rasanya anget banget.Pemberhentian pertama kami kali ini adalah Catedral Notre Dame.Karena dari peta rute si bisbino yang terjauh.Begitu turin aduhai deh pokoknya.Nah begibilah penampakan baju mamak.Ingat,daleman cuma pake tanktop..Dasyat deh pokoknya dinginnya.

Karna mgga bawa atroller mamak bawa gendongan yang sebenernya udh kekecilan buat si bayik.

Bermodalkan org lewat lagi.

Di bus sok ngerti pake earphone translater..

Arc de Triomph..Nah disini susah orang lewatnya..Jadi WeFie aja..

Background Termainstream..From trocadero.

Mamak anak udh kedinginan.diangetin dulu.

Mau naik kok ya ngilu pasti diatas lebih dingin..πŸ˜‚

Kemudian kita turun dan memutiakan untuk jalan2 santai aja.Kalau diluar tuh jalan2 santai enak ya.Karna fasilitasnya mendukung. Ya gitu deh kira2 keseharian kita selama berdua disana.keesokan harinya kami lebih banyak jalan2 window shopping aja.Sambil jajan2. Ngga berasa udah lewatin 3 hari.Tante dan sepupu nyusul ke paris dari London. Paling ngga udh ada sedikit bala bantuan yes.

Ngantri dari pagi buta.Bayangin di Jakarta aja mamak bangun rada siang.Nah ini jam 7 pagi udh antri dan udh dibagian belakang.Apalagi kalau bukan Hermes..😊

Kalau udah sama ibu2 mah langsung itenerarynya beda.Shopping.πŸ˜‚ Tapi enaknya kalau jalan sama tante dan sepupuku yang ini, kita pasti nyari2 makanan enak. Jadi ngga berasa capeknya. Intinya kalau mau makan enak,di Paria banyak banget pilihan. Kalau untuk cemilan mamak sempat foto beberapa.

Ini resto gitu.krn lagi kenyang mamak pesen Creme Brullenya..Rasanya manteeeep banget.

Buat chocolate lovers,ini enak banget semua2nya.Kerjaan mamak bolak balik beli Eclairenya.Wajib banget dicobain.

Best Macaroon ever.LaDuree ini emang diakui macaronnya terenak.Tapi mamak bukan penggemar macarons,jadi cuma beli kotak isi 12 buat oleh2.Ini di counter yang di bandara.Dan pas nyobain di jakarta????Rasanya pengen nangis kenapa ngga beli isi 24.Enak banget..Manisnya ngga berlebihan.Parah sih.rasanya oengen di Gojek.πŸ˜‚πŸ˜‚

Nah,buat makanan2 itu,kalau bisa dicobain deh.Ada banyak lahi sih makanan yang kita coba.Tapi berhubung rempong bawa si bayik.Ya ngga kefoto semua. Oh ya, kalau nyari chiness food,coba googling IRIS di paris.Itu enak banget.3 hari terakgir kita tiap hari makan disitu.karna perut udh kangen berat sama nasi.πŸ˜πŸ˜‚Well,karna ini post udh kepending beberapa lama,untuk cerita Disneyland nanti aq buat post sendiri aja ya.Cuss.see you.umak umak.-MD-

Curhat

Day #1 di perantauan

Lanjutannya demikian.

Akhirnya tibalah H-1 hari sebelum keberangkatan. Oh ya, hal terpanik mamak adalah :flightnya siang..😭😭

Jadi, selama 20 bulan kehidupan si bayik ini sebenernya udh beberapa kali naik pesawat. Yatapi lokal alias mudik kemedan dan liburan kebali sama bapake. Kalau ya kemedan sih udah beberapa kali juga kami beduaan aja. Selain mamak punya senjata andalan yaitu ASI, mamak selalu ngambil flight paling pagi. Kira2 jam 5 atau jam 6 pagi. Kenapa? Biar anaknya masih ngantuk, jadi masih gampang dijejelin asi biar tepar ampe nyampe..πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚ Nah jadi tiket awal kami yang Jakarta – London itu flightnya malam.jadi kan mamak mikirnya anaknya bakal tdr juga kan. Nah tiket reroute ini adanya siang dong, jam 11 siang saja saudara2. Jam2nya si bayi ON2nya. Jadi semalaman mamak udh galau menuju depresi memikirkannya. Nah kini tibalah kami di beberapa jam sebelum keberangkatan. FYI, kita bagai mau naik haji diantarin bapake, serta ompung (kakek nenek) si bayik dari mamaku dan mertua. Komplit pokoknya. Karna mereka masih shock tau bahwa kami jadinya berangkat berdua aja. Walaupun ntar setelah 6 hari tanteku dan sepupu nyusulin.

Ini penampakan kita sebelum masuk kedalam. Bapake kayanya lagi mikir “ini bini ama anak gw gimanalah nasibnya disana”. Si bayik mah ngga usah ditanya deh, happy2 aja dia kl udh ke bandara.πŸ˜‘ btw baru sadar pas liat foto ini, laki gw niat amat yak pake baju I ❀ PARIS.πŸ˜‚

NAH..

And the adventure begin..

Sebelumnya krn tau diri mamake emang bawaannya sesimple mungkin. Ngga ada tas bayi yg ditenteng2. Pegangan cuma kober ukuran kabin dan si bayik. Sama tas kecil diselempangin yang isinya pasport,tiket,duit,tisu basah,1 pampers dan powerbank serta HP. Sementara itu di koper kabinnya 1 sisi isinya blazer mamake dan set baju anake + jumper coat untuk ganti sebelum landing. Satu sisi lagi tas bayi yg biasa ditenteng. (ngga ada fotonya sayangnya.πŸ˜†) Beruntungnya kl bawa baby biasanya kita dikasih duduk di row paling depan, karna ada tempat untuk basinetnya (tempat tidur bayik). Di flight pertama jadi kami dari Jakarta menuju Doha. Kalau ngga salah 8 jam 30 menit. Di penerbangan ini pesawat full, kayanya sekalian rombongan yang mau umroh juga. Kami duduk di baris pertama kelas ekonomi, disamping kanan ada opa2 bule dan dikiriada opa2 lokal.

Kelakuan si ndeso. Langsung duduk dan pencet2 sambil setiap pramugari bule lewat dipanggilin “Mbaaak..mbakk..”πŸ˜‚πŸ˜‚

Si bayik sepanjang awal perjalanan ngeliatin si opa2 mulu. Mungkin dia bingung kali ya, kok beda ini opung. Handsome2 gimana gitu..😁 Dan untungnya ngga berapa lama kemudian, secara ajaib dia dong tidur😍😍😍😍😍 Awalnga dia tidur dipangkuan sih, tapi pramugarinya nawarin buat pasang basinet. Oh ya, sebelumnya dia nanya dulu berat badan anak, karna berat maximal yang bisa di basinett ini kl ngga salah 15 kilo, sementara si bayik saat itu beratnya 12kilo, jadi masih aman. Akan tetapi, mamak tetep cemas dong yes, secara kaya beda tiois gitu ngga sih 12 ke 15? Dan nancepinnya cuma dikunci pake skrupnya aja. Sbenernya sih itu udah aman banget, karna kan biasa kl safety di pesawat udah di uji coba berulang kali dan aman. Tapi tetep aja, kl anak gw bayi beneran mungkin gw lebih tenang nantinya.😁

BeginLanjutannya demikian.\nAkhirnya tibalah H-1 hari sebelum keberangkatan. Oh ya, hal terpanik mamak adalah :flightnya siang..😭😭\nJadi, selama 20 bulan kehidupan si bayik ini sebenernya udh beberapa kali naik pesawat. Yatapi lokal alias mudik kemedan dan liburan kebali sama bapake. Kalau ya kemedan sih udah beberapa kali juga kami beduaan aja. Selain mamak punya senjata andalan yaitu ASI, mamak selalu ngambil flight paling pagi. Kira2 jam 5 atau jam 6 pagi. Kenapa? Biar anaknya masih ngantuk, jadi masih gampang dijejelin asi biar tepar ampe nyampe..πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚ Nah jadi tiket awal kami yang Jakarta – London itu flightnya malam.jadi kan mamak mikirnya anaknya bakal tdr juga kan. Nah tiket reroute ini adanya siang dong, jam 11 siang saja saudara2. Jam2nya si bayi ON2nya. Jadi semalaman mamak udh galau menuju depresi memikirkannya. Nah kini tibalah kami di beberapa jam sebelum keberangkatan. FYI, kita bagai mau naik haji diantarin bapake, serta ompung (kakek nenek) si bayik dari mamaku dan mertua. Komplit pokoknya. Karna mereka masih shock tau bahwa kami jadinya berangkat berdua aja. Walaupun ntar setelah 6 hari tanteku dan sepupu nyusulin.\n\nIni penampakan kita sebelum masuk kedalam. Bapake kayanya lagi mikir \”ini bini ama anak gw gimanalah nasibnya disana\”. Si bayik mah ngga usah ditanya deh, happy2 aja dia kl udh ke bandara.πŸ˜‘ btw baru sadar pas liat foto ini, laki gw niat amat yak pake baju I ❀ PARIS.πŸ˜‚\nNAH..\nAnd the adventure begin..\nSebelumnya krn tau diri mamake emang bawaannya sesimple mungkin. Ngga ada tas bayi yg ditenteng2. Pegangan cuma kober ukuran kabin dan si bayik. Sama tas kecil diselempangin yang isinya pasport,tiket,duit,tisu basah,1 pampers dan powerbank serta HP. Sementara itu di koper kabinnya 1 sisi isinya blazer mamake dan set baju anake + jumper coat untuk ganti sebelum landing. Satu sisi lagi tas bayi yg biasa ditenteng. (ngga ada fotonya sayangnya.πŸ˜†) Beruntungnya kl bawa baby biasanya kita dikasih duduk di row paling depan, karna ada tempat untuk basinetnya (tempat tidur bayik). Di flight pertama jadi kami dari Jakarta menuju Doha. Kalau ngga salah 8 jam 30 menit. Di penerbangan ini pesawat full, kayanya sekalian rombongan yang mau umroh juga. Kami duduk di baris pertama kelas ekonomi, disamping kanan ada opa2 bule dan dikiriada opa2 lokal.\n\nKelakuan si ndeso. Langsung duduk dan pencet2 sambil setiap pramugari bule lewat dipanggilin \”Mbaaak..mbakk..\”πŸ˜‚πŸ˜‚\nSi bayik sepanjang awal perjalanan ngeliatin si opa2 mulu. Mungkin dia bingung kali ya, kok beda ini opung. Handsome2 gimana gitu..😁 Dan untungnya ngga berapa lama kemudian, secara ajaib dia dong tidur😍😍😍😍😍 Awalnga dia tidur dipangkuan sih, tapi pramugarinya nawarin buat pasang basinet. Oh ya, sebelumnya dia nanya dulu berat badan anak, karna berat maximal yang bisa di basinett ini kl ngga salah 15 kilo, sementara si bayik saat itu beratnya 12kilo, jadi masih aman. Akan tetapi, mamak tetep cemas dong yes, secara kaya beda tiois gitu ngga sih 12 ke 15? Dan nancepinnya cuma dikunci pake skrupnya aja. Sbenernya sih itu udah aman banget, karna kan biasa kl safety di pesawat udah di uji coba berulang kali dan aman. Tapi tetep aja, kl anak gw bayi beneran mungkin gw lebih tenang nantinya.😁\n\nBeginilah penampakan si bayik. Udah ngepas bgt kan? Kakinya aja nekuk. Anak gw mah kuyus tapi agak panjang, sering dicurigain kl penerbangan lokal. Dikirain udh diatas 2 tahun tapi beli tiket dibawah 2 tahun biar murce.πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚\nOh ya, kalau pakai basinet ini kita tetap harus aware ya. Jadi misalkan ada guncangan, kita wajib mengangkat si anak dr basinet. Dan pemasangan basinet itu aetelah take off, jadi pesawat udh dalam kondisi stabil di udara, ngga dalam posisi sedang naik atau sedamg turun. Dan beberapa saat sebelum landing juga basinet sudah dicopot sama pramugarinya. Tapi intinya lumayan ngebantu banget lho sepanjang perjalanan. Nah setelah mamak yang tidur2 ayam, akhirnya kami sampai di Doha. Hal pertama yang membuat mamak menghentikan langkah setelah keluar dari belalai pesawat adalah \”ebuset gede amat ini bandara, gw harus kemana\” sambil 1 tangan gendong si bayik san 1 tangan narik koper kabin tadi, mamak udh siap2 jalan ngikutin bule2 yg satu pesawat tadi, gw curiga ini jurusannya sama. Baru 3 langkah melangkah , mamak dipangil ama mas2 yang naik buggy car. Ya Tuhan, aq mah Thanks God banget atuh. Mungkin dia iba yes ngeliat makemak udah ngga berbentukπŸ˜‚. Akhirnya dengan sedikit rasa sombong (dikit aja lho ya..1% paling) mamak duduk manis sambil liat2. Beneran emang lumayan lho ternyata jaraknya. Sampai akhirnya buggy car berhenti karna udah mentok jalurnya dia sampe situ aje. Mamak tetap harus jalan, tapi lumayan bangeeeet sis menghemat langkah. Nah kita di Doha transit cuma 30 menit. Dimana berarti akutuh harus buru2 yes untuk menuju boarding room berikutnya. Ditengah2 jalan menuju ke boarding room berikutnya, si bayik bangun dan ngga pake rewel langsung semangat jalan. Jadilah sempat foto2 yes.\n\nMuka bantal yg baru bangun. Eh dek, kamu mau ke Riyadh?😁\nDan, setelah samoe di boarding room yang mana kami baru nyampe udh langaung masuk pesawat, si bayik berulah. Doi melakukan transaksi poopie dong. Dimana ngga mungkin ke toilet lagi krn udh harus masuk pesawat dan kl di pesawat kamar mandi bisa dipakai setelah di udara. Tapi ya saudara-saudari, aromanya itu ngalahin CHANEL No.5 lho. Jadi dengan tebal mukanya mamak minta ijin ke pramugarinya buat make toilet pesawat. Setelah buru2 ganti pampers dan refresh si bayik, kami menuju tempat duduk kami yang ternyata dioaling depan juga. Di barisan tengah ada 4 kursi. Di tiket mamak sih momernya kursi C, sementara E dan F udah diisi sepasang suami itri bule dengan anaknya yang kayanya seumuran si bayik. Beruntungnya, sampai pesawat mau take off, kursi D diaampingku masih kosong. Gimana ngga happy yes mamake dapet kursi gratisan. Mana si bayik udh sok2an ambil posisi PW duluan.πŸ˜‚ Untung ngga diusir.\n\nGaya2an sambil nonton.padahal mah nonton cartoon bisu, wong ngga pake headset.\nBerawal dari cuek2an, akhirnya si kima kenalan ama bayik sebelah. Awalnya hate relationship tapi seiring berjalannya waktu menjadi LOVE. Sampe akhirnya anaknya ngemper di lantai main beduaan. Bayangkan perjalan selama itu pada kagak ada yg mau tidur. Disaat tetangga satu pesawat udh gelap semua tidur, ada suara 2 anak kecil ketawa cekikik2 (yes i know itu ngeselin banget). Akhirnya mamak ngalah. Ditengah rasa lelah yg luar biasa dan parno naik pesawat lama2, mamak memutuskan untuk berdiri dan gendong si bayik sambil di nina boboin. Akhirnya dia tidur dan tetangga juga tidur. Barulah mamak mencoba tidur juga yes. Namun apa mau dikata,ngga berapa lama kemudian dibagiin makanan dan ush mau sampai. Emang ngga rezeki tidur di pesawat yes. Tapi mamak emang udh ikhlas krn rencananya selama cuma bedua di paris ngga mau keluar hotel.takut.πŸ˜‚\nNggga berapa lama ada oengumuman akan landing, mamak langsung ambil koper dr kabin dan ambil kostum kami masing2. Secara bulan november akhir kan udh dingin yes, ditambah malam nyampenya, kira2 jam 10 malam kalau ngga salah. Mamak udah pesan taxi untuk jemput sejak dari jakarta, pesen taxi langganan sodara yg tinggal disana. Begitu landing langsung WA-an dan katanya dia udh sampai. Dan kami masih menanti koper gede.\n\nGini deh bentuk si bayik sambil nunggu bagasi. Dijamin hangat.\nUntuk taxi dan orang yang jemput kami sangat rekomen. Mobilnya gede banget, bisa buat 7 orang beserta koper2nya. Orangnya ramah banget. Untuk yang perlu transport jemputan dari bandara ke hotel mauoum misalnya mau rame jalan2 rekomen banget. Kalau perlu nomernya boleh komen ke aku ya.😊\n\nGini penampakan dalam mobilnya ya. Jadi itu si bayik ngadep belakang, mamak ngadep depan. Jadi muat 7 orang mobilnya ya. 1 didepan 6 dibelakang.\nJadi yang jemput namanya Mr. Stephane. Beliau orang Filipin aslinya, tapi udah dari remaja menetap di paris. Dia baik banget. Enak diajak ngobrol dan mau banget ngasih info apa aja.. Berhubung waktu kita sampai itu jumat mala. Dan lagi black friday, jadi jalanan lumayan macet. Akhirnya setelah beberapa saat dimobil dari semangat sampai lemes krn macet dan ngga sampe2, akhirnya kami tibalah disuatu jalan yang ngga gede (muat 2 mobil) yang sepi. Pas liat, oh ini toh hotelnya. Nanti kalau nemu lagi nama hotel dan fotonya bakal di posting ya. Intinya kl sekilas mah kaya kecil bgt hotelnya. Terus kita udh disambut satu temennya mama dan juga bagai saudara di lobby hotel. Setelah ngurus check in dll, kami naik ke kamar. FYI, liftnya kecil bgt. Diisi mamake ama koper gede langsung oenuh. Terpaksa si bayik dititip dlu dibawah. Kamarnya terletak dilantai paling atas, jadi ada jendela di atap bagaikan film AADC gitu..Tentang hotel bakal aq posting terpisah ya.\nSetelah cerita2 dan dibawain teko air hangat sama si tante, diapun pamit pulang. Gitu ya kekeluargaan kl di negara orang jadi berasa lebih hangat. Setelah si tante pulang maka mamak dan bayik pandang2an bingung mau ngapain.dia sih masih ngantukan gitu, etapi tetiba jam 4 pagi disana dia udh bangun. Dan ammak mau ngga mau juga jadi bangun. Jadi deh kita bedua nonton TV yang banyak banget iklan mainannya.😁 Sambil si bayik keep on saying \”mau ma..mau ma\”.\n\nAda anak bayik sok ngerti nonton TV. Ya ngerti dong mama, wong iklan mainan semuaaaa..πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚ilah penampakan si bayik. Udah ngepas bgt kan? Kakinya aja nekuk. Anak gw mah kuyus tapi agak panjang, sering dicurigain kl penerbangan lokal. Dikirain udh diatas 2 tahun tapi beli tiket dibawah 2 tahun biar murce.πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

Oh ya, kalau pakai basinet ini kita tetap harus aware ya. Jadi misalkan ada guncangan, kita wajib mengangkat si anak dr basinet. Dan pemasangan basinet itu aetelah take off, jadi pesawat udh dalam kondisi stabil di udara, ngga dalam posisi sedang naik atau sedamg turun. Dan beberapa saat sebelum landing juga basinet sudah dicopot sama pramugarinya. Tapi intinya lumayan ngebantu banget lho sepanjang perjalanan. Nah setelah mamak yang tidur2 ayam, akhirnya kami sampai di Doha. Hal pertama yang membuat mamak menghentikan langkah setelah keluar dari belalai pesawat adalah “ebuset gede amat ini bandara, gw harus kemana” sambil 1 tangan gendong si bayik san 1 tangan narik koper kabin tadi, mamak udh siap2 jalan ngikutin bule2 yg satu pesawat tadi, gw curiga ini jurusannya sama. Baru 3 langkah melangkah , mamak dipangil ama mas2 yang naik buggy car. Ya Tuhan, aq mah Thanks God banget atuh. Mungkin dia iba yes ngeliat makemak udah ngga berbentukπŸ˜‚. Akhirnya dengan sedikit rasa sombong (dikit aja lho ya..1% paling) mamak duduk manis sambil liat2. Beneran emang lumayan lho ternyata jaraknya. Sampai akhirnya buggy car berhenti karna udah mentok jalurnya dia sampe situ aje. Mamak tetap harus jalan, tapi lumayan bangeeeet sis menghemat langkah. Nah kita di Doha transit cuma 30 menit. Dimana berarti akutuh harus buru2 yes untuk menuju boarding room berikutnya. Ditengah2 jalan menuju ke boarding room berikutnya, si bayik bangun dan ngga pake rewel langsung semangat jalan. Jadilah sempat foto2 yes.

Muka bantal yg baru bangun. Eh dek, kamu mau ke Riyadh?😁

Dan, setelah samoe di boarding room yang mana kami baru nyampe udh langaung masuk pesawat, si bayik berulah. Doi melakukan transaksi poopie dong. Dimana ngga mungkin ke toilet lagi krn udh harus masuk pesawat dan kl di pesawat kamar mandi bisa dipakai setelah di udara. Tapi ya saudara-saudari, aromanya itu ngalahin CHANEL No.5 lho. Jadi dengan tebal mukanya mamak minta ijin ke pramugarinya buat make toilet pesawat. Setelah buru2 ganti pampers dan refresh si bayik, kami menuju tempat duduk kami yang ternyata dioaling depan juga. Di barisan tengah ada 4 kursi. Di tiket mamak sih momernya kursi C, sementara E dan F udah diisi sepasang suami itri bule dengan anaknya yang kayanya seumuran si bayik. Beruntungnya, sampai pesawat mau take off, kursi D diaampingku masih kosong. Gimana ngga happy yes mamake dapet kursi gratisan. Mana si bayik udh sok2an ambil posisi PW duluan.πŸ˜‚ Untung ngga diusir.

Gaya2an sambil nonton.padahal mah nonton cartoon bisu, wong ngga pake headset.

Berawal dari cuek2an, akhirnya si kima kenalan ama bayik sebelah. Awalnya hate relationship tapi seiring berjalannya waktu menjadi LOVE. Sampe akhirnya anaknya ngemper di lantai main beduaan. Bayangkan perjalan selama itu pada kagak ada yg mau tidur. Disaat tetangga satu pesawat udh gelap semua tidur, ada suara 2 anak kecil ketawa cekikik2 (yes i know itu ngeselin banget). Akhirnya mamak ngalah. Ditengah rasa lelah yg luar biasa dan parno naik pesawat lama2, mamak memutuskan untuk berdiri dan gendong si bayik sambil di nina boboin. Akhirnya dia tidur dan tetangga juga tidur. Barulah mamak mencoba tidur juga yes. Namun apa mau dikata,ngga berapa lama kemudian dibagiin makanan dan ush mau sampai. Emang ngga rezeki tidur di pesawat yes. Tapi mamak emang udh ikhlas krn rencananya selama cuma bedua di paris ngga mau keluar hotel.takut.πŸ˜‚

Nggga berapa lama ada oengumuman akan landing, mamak langsung ambil koper dr kabin dan ambil kostum kami masing2. Secara bulan november akhir kan udh dingin yes, ditambah malam nyampenya, kira2 jam 10 malam kalau ngga salah. Mamak udah pesan taxi untuk jemput sejak dari jakarta, pesen taxi langganan sodara yg tinggal disana. Begitu landing langsung WA-an dan katanya dia udh sampai. Dan kami masih menanti koper gede.

Gini deh bentuk si bayik sambil nunggu bagasi. Dijamin hangat.

Untuk taxi dan orang yang jemput kami sangat rekomen. Mobilnya gede banget, bisa buat 7 orang beserta koper2nya. Orangnya ramah banget. Untuk yang perlu transport jemputan dari bandara ke hotel mauoum misalnya mau rame jalan2 rekomen banget. Kalau perlu nomernya boleh komen ke aku ya.😊

Gini penampakan dalam mobilnya ya. Jadi itu si bayik ngadep belakang, mamak ngadep depan. Jadi muat 7 orang mobilnya ya. 1 didepan 6 dibelakang.

Jadi yang jemput namanya Mr. Stephane. Beliau orang Filipin aslinya, tapi udah dari remaja menetap di paris. Dia baik banget. Enak diajak ngobrol dan mau banget ngasih info apa aja.. Berhubung waktu kita sampai itu jumat mala. Dan lagi black friday, jadi jalanan lumayan macet. Akhirnya setelah beberapa saat dimobil dari semangat sampai lemes krn macet dan ngga sampe2, akhirnya kami tibalah disuatu jalan yang ngga gede (muat 2 mobil) yang sepi. Pas liat, oh ini toh hotelnya. Nanti kalau nemu lagi nama hotel dan fotonya bakal di posting ya. Intinya kl sekilas mah kaya kecil bgt hotelnya. Terus kita udh disambut satu temennya mama dan juga bagai saudara di lobby hotel. Setelah ngurus check in dll, kami naik ke kamar. FYI, liftnya kecil bgt. Diisi mamake ama koper gede langsung oenuh. Terpaksa si bayik dititip dlu dibawah. Kamarnya terletak dilantai paling atas, jadi ada jendela di atap bagaikan film AADC gitu..Tentang hotel bakal aq posting terpisah ya.

Setelah cerita2 dan dibawain teko air hangat sama si tante, diapun pamit pulang. Gitu ya kekeluargaan kl di negara orang jadi berasa lebih hangat. Setelah si tante pulang maka mamak dan bayik pandang2an bingung mau ngapain.dia sih masih ngantukan gitu, etapi tetiba jam 4 pagi disana dia udh bangun. Dan ammak mau ngga mau juga jadi bangun. Jadi deh kita bedua nonton TV yang banyak banget iklan mainannya.😁 Sambil si bayik keep on saying “mau ma..mau ma”.

Ada anak bayik sok ngerti nonton TV. Ya ngerti dong mama, wong iklan mainan semuaaaa..πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

Curhat

(Yes we did it!!!) 16 jam penerbangan berduaan sama anak 20bulan.

Sebenernya ini cerita lama. Waktu si bayik masih kira2 20 bulan, sementara sekarang, minggu lalu si bayik baru ultah ke-3. Udah niat banget mau share dari semenjak pulang, tapi ya gitu. Ada aja kendalanya. Dan ngga yakin ada yang baca. Tapi, belakangan ini lagi semangat nulisnya. Jadilah mamak coba untuk cerita. And here the story goes.

Semua berawal dari tanteku yang ngajakin trip. Karena dapet tiket promo. Aku mah ya oke2 aja, dengan pemikiran mau bisnis. Niat ikutan cuma buat buka jastip. Kadang pemikiranku memang sesimpel itu. Kalau kata mantam bosku yang sekarang jadi pelanggan tetapku, aku tuh si palugada. Jadi setiap dia nyari apa nanya ke aku. Aku cariin. 😁 Nah intinya dibelilah itu tiket dengan rute Jakarta-London dan pulang Paris-Jakarta. Setelah tiket dibeli ke waktu keberangkatan itu kira-kira 2 bulan kurang lebih. Kamipun mulai melengkapi keperluan-keperluan administratifnya. Dari keluargakunitu yang pergi mamak,bayik,sepupuku Angel dan tanteku. Kemudian tibalah di jadwal kepengurusan Visa. Kami mengurua semuanya melalui travel. Dari tiket, kelengkapan administrasi dan visa. Jadi semua2 travel yg schedule-in, kami tinggal nyiapin berkas dan ngejalanin. Nah untuk Visa kami dijadwalkan untuk interview dan foto di VFS Kuningan City . Sistemnya cukup teratur. Kami kesana bertiga, mamak, bayik dan bapak. Kebetulan jadwal interview kami berbeda dengan tante dan sepupuku, Angel. Kenapa bapak ikut? Karena konon katanya visa UK rempong. Dan karena mamak bawa si bayik, disarankan interviewnya ajak suami. Takutnya dikirain mau bawa kabur anak karna pergi tanpa suami dan mamak ngga ada pekerjaan juga disini kan yes. Singkat cerita waktu proses interview berlangsung cepat. Antrian ngga terlalu ramai. Agak lama paling waktu giliran si bayik foto. Berulang kali take.πŸ˜‚ sampe2 mbaknya ganti posisi keluar dari ruangan ke sisi kami untuk ngarahin si bayik.πŸ˜‚πŸ˜‚

Nah jadi prosesur pengajuan Visa UK ini ternyata ada 2 jalur. Yang pertama itu yang reguler, dimana prosesnya bisa sampai 2 minggu. Dikarenakan pasport kita dikirim dulu ke Manila (lupa untuk apa) diferifikasi disana kl ngga salah baru kemudian dikirim balik kekita. Kalau ngga salah harganya kira2 1,5jt seorangnya dan sama aja untuk dewasa maupun batita. Nah tapi ada 1 jalur lagi yang express. Kalau ngga salah prosesnya ngga sampai 5 hari. Dan biayanya kira-kira 3x harga reguler. Berhubung kami masih punya banyak waktu dan ngga rela bgt bayar mahal, jadi kami pakain yang reguler. Dan dikarenakan pasport sitahan selama pengurusan visa UK, otimatis untuk yang Schengen blm bisa di proses. Singkat cerita, surat cinta itupun tiba. Dihubungi dari travel untuk menginfokan suratnya udah dtg, mau dibukain atau mau buka sendiri. Yaudahlah ya kan, dibukain travel aja. Jengjeng..dan ternyata visanya DITOLAK/REJECT. Jreeeng..rasanya lebih sakit dari ngga keterima masuk kampus negri pilihan. Kemudian travel nanya apa mau di coba lagi pakai yang express? Setelah hitung punya hitung hari yang tersiaa, harusw ngurua Schengen lagi dan sayang juga duitnya, akhirnya diputuskanlah ngga ngurus ulang. Biarlah mamak dan bayik ngga jadi tea time cantique sama The Queen . Akhirnya masih dengan sedikit sendu hati mamak mencoba move on dan lanjut proses visa Schengen. Tanpa berfikir gimana nantinya. Ngga lama kemudian itungan hari mamak dapet telp dr travel yang kasih info disurih dtg ke kedutaan prancis krn si bayik ada kurang apa gitu. Kl Shengen mamak agak sedikit kepedeanlah ya soalnya Schengen yang sebelumnya masih ada di pasport itu.nah akhirnya setelah bbro hari kami interview dan sidik jaribke kedutaan prancis, diinfo dong dari travel bahwa visa udah approved. Mamak sombong..😁 kemudian sayu lagi wkatu inget tiket jakarta-london. Lha aku kudu piye. Rencana kita ngga mau reroute tiket dengan pemikiran tetep ke london tapi langsung belibtiket lanjutan ke paris. Tapi kemudian info2nya disana harus ttp lewat imigrasi. Wadug riweh. Akhirnya singkat kata, kita reroute tiket dengan bayatr tambahan selisih dr tiket yg dibeli dengan harga tiket terbaru..Wasalam harga tiket jadi ngga ada promo2nya..πŸ˜‚ intinya kita berangkat pada suatu hari kamis bukan november, mundur sehari dari jadwal awal. Awalnya mamak mah santai2 aja yes.. Tapi semakin dekat ke hari H semakin deg2an karna menyadari, “waduh gw bedua si bocah doang. Bisa ngga ya?” Secara waktu babymoon dan honeymoon ajah ke eropah kagan ada urusin apapun.semua yg ngurus bapake. Mamak mah cuma disuruh pilih hotel dr hotel2 yang udh diseleksi doi..😁😁

Makin dekat makin deg2an.Tapi berusaha tenang. Cara memperdaya semaximal mungkin sebelum berangkat adalah dengan :ngeributin doi minta pesenin hotel selama disana bedua mima sebelum para tante2 datang nyusul. Bapake know the best. Kl gw mah cari hotel mungkin filternya : hotel murah di paris, hotel instagramable di paris, hotel ala2 paris, dll. Intinya akhirnya bapake menemukan hotel terbaik menurutnya yang paling cocok untuk kami. Ngga ditempat sepi, strategis, terlihat bagus di fotonya dan termurah dibanding yang lainnya.πŸ˜‚πŸ˜‚

Oke, intinya:

  • Tiket reroute √
  • Visa √
  • Hotel √
  • Taxi penjemput dari bandara CdG √

Tingalah mamak menguatkan iman membayangkan bakal trip berdua si bayik. Kira2 gimana perjalananya? Mamak lanjut secepatnya ya..πŸ˜‰

Umak-umak

-MD-